Tuesday, August 31, 2021

Maaf..

Posted by Firny Firlandini Budi at 11:27 PM 0 comments
Maaf kepada kalian karena aku selalu membuat masalah.
Maaf kepada kalian karena aku belom cukup baik menjalani hidup.
Maaf kepada kalian karena aku belom cukup baik menyayangi diri sendiri maupun kalian.
Maaf kepada kalian jika aku tidak bisa diharapkan.

Tapi, aku selalu berusaha memperbaiki semuanya. Pun, apa yang aku perbaiki selalu tidak sempurna.

Maaf...

Ya Allah, tolong sampaikan ini semua kepada mereka. Bahkan memikirkan semua kesalahanku ini membuatku merasa tak pantas ada diantara mereka.

Selasa, 31 Agustus 2021.
Firny Firlandini Budi.

Thursday, August 26, 2021

Apakah aku.....sendirian?

Posted by Firny Firlandini Budi at 11:41 PM 0 comments
Aku masih belajar perihal tidak mengecilkan diri sendiri.
Tapi, ketika rasa itu muncul lagi rasanya aku seperti tersadar.
Aku tersadar telah meninggalkan atau ditinggalkan orang sekitar. Teman-teman, sahabat, dan keluarga.
Apakah aku memang terlahir tidak memiliki teman bicara atau memang aku yang seharusnya berubah terhadap mereka?
Atau memang diri ini memang bukan siapa-siapa untuk mereka?

Aku butuh seseorang untuk bercerita.

Kamis, 26 Agustus 2021.
Firny Firlandini Budi.

Friday, August 13, 2021

Tolong.

Posted by Firny Firlandini Budi at 6:36 PM 0 comments
Apa yang harus ku lakukan atas semuanya?
Tolong aku.
Apa yang harus aku katakan atas semuanya?
Tolong aku.
Apakah aku akan mendapat kesempatan untuk memperbaiki semuanya?
Tolong aku.

Dalam satu hari aku menghancurkan hati orang yang aku sayang. Izinkan aku untuk memperbaikinya.
Tolong aku.
Dalam sekejap aku menghancurkan semuanya.
Tolong aku.

Tolong aku.
Tolong aku.
Tolong aku.
Tolong aku.
Tolong aku.
Tolong aku untuk bangkit.
Apakah permintaan ini terlalu serakah?

Jumat, 13 Agustus 2021
Firny.

Monday, August 9, 2021

Belajar.

Posted by Firny Firlandini Budi at 11:05 PM 0 comments
Setelah sekian lama selalu berfikir ingin mati, dan hari ini aku ingin hidup. Setelah sekian lama aku marah akan keadaan, kini aku mulai berdamai akan semua yang terjadi. Setelah sekian lama aku marah pada-Mu, kini aku tau bahwa hanya Kau yang selalu ada.

Terimakasih karena selalu memelukku dengan cara-Mu. Maaf karena aku baru belajar sekarang.
Terimakasih karena selalu mendengarku dengan cara-Mu. Maaf karena aku selalu berburuk sangka pada-Mu.
Terimakasih karena telah menyadariku akan sesuatu yang berharga. Maaf karena aku telah menyia-nyiakan itu.

Kini, aku akan belajar setiap harinya.


Senin, 9 Agustus 2021.
Firny.
 

Surat Terbuka Untuk-Nya Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos